Ancelotti Puji Rekor Gol Ronaldo

Ancelotti Puji Rekor Gol Ronaldo

Ancelotti Puji Rekor Gol Ronaldo

Sudah habis kata yang dikeluarkan oleh pelatih Carlo Ancelotti atas Cristiano Ronaldo. Bagaimana tidak, pemain andalannya itu mampu menunjukkan kapasitas terbaik saat mencetak gol terbanyak dalam sepanjang sejarah Liga Champions. Kapten tim nasional Portugal itu sukses menyingkirkan Filippo Inzaghi sebagai pemegang rekor gol di Liga Champions sebelumnya, setelah Ronaldo kembali menunjukkan performa terbaiknya saat tampil di pertengahan pekan kemarin di arena Liga Champions, meski baru saja pulih dari cedera hamstring. Mungkin tahun ini memang milik Cristiano Ronaldo dalam urusan mencetak gol dan bahkan pelath Carlo Ancelotti dengan sedikit mengumbar lelucon menganggap kalau Inzaghi bakal geram rekor golnya di kompetisi paling prestisius itu dilewati oleh anak asuhannya.

Ronaldo mencetak salah satu dari dua gol kemenangan Real Madrid atas tuan rumah FC Copenhagen pada Selasa malam, yang sekaligus menorehkan gol kesembilannya di arena Liga Champions pada musim ini, dan sekaligus membuatnya mengungguli Inzaghi dengan AC Milan pada musim 2002-03, sementara Hernan Crespo untuk Inter Milan musim 2002-03, Ruud van Nistelrooy untuk Manchester United pada 2004=05 dan Zlatan Ibrahimovic untuk Paris Saint-Germain di musim ini, yang keseluruhannya baru menorehkan delapan gol. Ancelotti merupakan salah satu pelatih yang sukses dalam menangani pemain-pemainnya untuk menorehkan rekor gol tersebut setelah ia menyaksikan Inzaghi dalam mencatatkan rekor itu saat masih di Milan dan Zlatan Ibraihimovic tahun lalu di Paris Saint-Germain, dan ia mengaku mantan penyerang Italia itu tentu tidak akan senang dengan pencapaian tersebut.

“Saya pikir Inzaghi tidak akan pernah senang dengan apa yang ditunjukkan Ronaldo pada tengah pekan ini, karena dengan demikian catatan rekor nya pun hilang,” tukas Ancelotti. “Ronaldo mampu melewati sejumlah pemain-pemain hebat di masanya. Inzaghi juga cukup kuat di kotak penalti lawan dan Ibrahimovic sangat kokoh dengan kemampuan mencetak dan mengumpan yang sama baiknya. Sementara Cristiano Ronaldo penyerang yang komplit dan dapat mencetak gol dengan segala cara.” Seharusnya pada momen tersebut Ronaldo bisa mencatatkan gol ke-10 nya di Liga Champions namun sayang gaya penalti ala ‘Panenka’ dengan mudah digagalkan oleh penjaga gawang Copenhagen, Johan Wiland. Ancelotti mengatakan bahwa pemain berusia 28 tahun itu sedikit kesal karena telah melakukan penalti dengan gaya yang tidak lazim tersebut, namun hal ini akan segera berlalu.

“Ia sedikit kesal dan marah karena kegagalan eksekusi penaltit itu, namun ia telah menorehkan gol yang lebih penting bagi tim dan ia bermain cukup baik,” lanjut pelatih asal Italia. Ronaldo mengawali penampilannya di musim ini dengan menjaringkan tri-gol ke gawang Galatasaray, dan menorehkan keseluruhan lima pertandingan di babak grup sebelumnya. Musim kompetisi lalu Ronaldo menjadi pencetak gol tersubur Liga Champions dengan 12 gol, dan sejauh ini telah mencatatkan 28 kali dari 23 penampilan terakhirnya di Liga Champions, dengan mantan pemain bintang Manchester United itu memiliki kontribusi 57 kali di sepanjang turnamen yang mewarnai karirnya.