Andik Pertimbangkan Tawaran Dari Jepang, Malaysia Dan Thailand

Andik Pertimbangkan Tawaran Dari Jepang, Malaysia Dan Thailand

Andik Pertimbangkan Tawaran Dari Jepang, Malaysia Dan Thailand

Andik Vermansyah yang dalam beberapa tahun terakhir disebut sebagai pemain bola Indoensia paling berbakat yang dimiliki persepak bolaan nasional, kemungkinan tidak akan bisa dilihat lagi kiprahnya di speak bola nasional. Pemain Persebaya 1927 ini dikabarkan sudah mantap untuk memulai karir sepak bola di luar negeri. Menurut sebuah kabar, klub sepak bola dai Jepang, Thailand dan Malaysia duah melakukan pendekatan kepada Andik. Tapi Andik masih enggan menyebutkan nama klub sepak bola yang tertarik merekrutnya karena masih menghormati Persebaya yang mengontraknya. Tapi Andik memastikan memang sudah ada beberapa klub yang menghubunginya.

Jika menerima tawaran tersebut, Andik ingin memastikan tidak ada pihak yang tersakiti dengan  keputusannya. Untuk itu sebagai seorang pemain sepak bola profesional, Andik akan tetap membela Persebaya 1927 sampai sisa kontraknya habis. Ini karena Andik tahu Persebaya 1927 yang sudah membesarkan namanya. Andik sendiri mengaku sangat antusias dan berambisi mewujudkan mimpinya berkarir di luar negeri. Tawaran dari tim luara negeri yang ingin merekrutnya akan dijadikan Andik sebagai pintu menuju sepak bola Eropa. Andik yang saat ini masih berusia 22 tahun berharap dua tahun lagi atau saat usianya sudah 24 tahun, dia bisa bermain di Eropa.

Keputusan Andik untuk mematangkan rencana bermain di luar Indonesia disebutnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan karir sepak bolanya. Dan ini akan jadi awal yang bagus untuk mempersiapkan Andik bermain di level yang lebih tinggi nantinya.  Tapi walaupun sudah ada beberapa klub yang melakukan kontak, Andik tidak akan gegabah memilih klub baru. Andik terlebih dahulu akan mempelajari setiap tawaran yang masuk dan mempertimbangkan kondisi liga, kualitas lapangan dan fasilitas pendukung juga kualitas wasit dan pemain. Andik memastikan dia akan bermain dengan kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan yang dialaminya di Indoensia. Ini dimaksudkan Andik agar bakatnya bisa lebih terasah dan berkembang.

Andik sebelumnya pernak melakukan latihan di klub peserta Major League Soccer, DC United yang dimiliki pengusaha Indonesia, Erick Tohir. Sebelum melakukan sesi latihan bersama DC United, ada satu klib yang berasal dari Swiss yang menunjukkan minat mereka. Bahkan tim ini sempat melakukan kontak dengan Andik melalui PT LPIS. Tapi karena saat itu secara mental Andik belum siap, Andik lebih memilih bertahan di Persebaya 1927. Saat ditanyai perihal adanya konflik di tubuh Persebaya, Andik menolak untuk memberikan komentar. Andik mengaku sebagai seorang pemain sepak bola, hanya mengharapkan kondisi akan kembali normal. Karena menurutnya, situasi yang tidak kondusif ini hanya akan merugikan sepak bola Surabaya.